Kampanye Anti Vaksin dan KLB Difteri Di Sumatra Barat Tahun 2015

image

Kampanye Anti Vaksin dan KLB Difteri Di Sumatra Barat Tahun 2015

Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan status kejadian luar biasa (KLB) penyakit difteri terkait ditemukannya satu orang yang positif menderita penyakit tersebut. “Dari laporan Dinas Kesehatan hingga Senin sore, hasil pemeriksaan laboratorium di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang satu orang dinyatakan positif dan ini sudah masuk kategori KLB,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi di Padang, Kamis (29/1).

Pada Januari 2015 sebanyak lima orang dinyatakan suspect atau diduga difteri dan telah dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Sementara, pada 2014 kasus difteri ditemukan pada dua kecamatan yaitu Koto Tangah dan Kuranji dimana telah diberikan imunisasi kepada 26 ribu anak yang ada di wilayah itu. Kasus difteri pertama kali ditemukan di Padang pada 2014 dimana ada salah seorang anak yang baru kembali dari Surabaya yang saat itu tercatat mengalami 920 kasus difteri. Diharapkan masyarakat kooperatif dan tidak menolak anaknya diberikan vaksin karena hal ini demi keselamatan bersama.

Kampanye Anti Vaksin

Pada tahun 2012 Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat sudah mengeluhkan adanya penurunan tajam cakupan imunisasi dari 93% ke 35% setelah masyarakat mengikuti ceramah tokoh antivaksin di berbagai masjid dan majelis taklim.  Hal tersebut disampaikan pada peringatan ulang tahun Ikatan Dokter Anak Indonesia pada saat itu. Berbagai upaya kemudian dilakukan untuk menyadarkan kembali masyarakat akan pentingnya imunisasi. Namun dua tahun kemudian KLB Difteri tetap terjadi di propinsi yang masyarakatnya agamis ini. Mengingat pendekatan kaum antivaksin yang amat ‘khas’ menyangkut ideologi vaksinasi maka mengatasinya pun tak cukup sekedar membantah argumen mereka dengan alasan ilmiah rasional semata, namun perlu juga dipahami alasan ideologis mengapa vaksinasi amat dibutuhkan oleh umat manusia.

Merebaknya kembali Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri di Sumatera Barat hingga menimbulkan kematian anak yang tak mendapat imunisasi sama sekali dan membuat puluhan pasien dirawat dalam ruang isolasi Difteri. Peristiwa tersebut harus lebih dicermati ada masalah dengan persepsi masyarakat terhadap imunisasi saat ini. Banyak faktor yang berpengaruh termasuksalah satunya genca isu yang dilontarkan kelompok antivaksin di Indonesia yang menebar pendapatnya melalui berbagai tulisan baik di buku-buku, tabloid, media sosial, maupun dari seminar dan ceramah keagamaan di masjid-masjid dan majelis taklim. Pendekatan yang dilakukan kelompok ini adalah pendekatan ideologis dengan basis agama Islam. Isu yang diusung biasanya menyangkut kehalalan dan keamanan vaksin dan isu konspirasi Yahudi di balik program vaksinasi.

www.mediaimunisasi.com

Provided By: MEDIAIMUNISASI.COM Supported By: GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation “We are guilty of many errors and many faults. But our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life.GRoW UP CLINIC I Jl Taman Bendungan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10210, phone (021) 5703646 – 085101466102 – 085100466103 GRoW UP CLINIC II MENTENG SQUARE Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430, Phone (021) 29614252 – 08131592-2012 – 08131592-2013 email : judarwanto@gmail.com Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC Online” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967 CLINICAL-EDITOR IN CHIEF : Dr Widodo Judarwanto, Pediatrician EDITOR: Audi Yudhasmara. email : judarwanto@gmail.com Mobile Phone O8567805533 PIN BBM 76211048 Komunikasi dan Konsultasi online : twitter @widojudarwanto facebook dr Widodo Judarwanto, pediatrician Komunikasi dan Konsultasi Online Alergi Anak : Allergy Clinic Online Komunikasi dan Konsultasi Online Sulit makan dan Gangguan Berat Badan : Picky Eaters Clinic Komunikasi Profesional Pediatric: Indonesia Pediatrician Online

Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider

Copyright © 2015, MEDIA IMUNISASI Information Education Network. All rights reserved

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s