Meningitis HIB, Manifestasi Klinis dan Pencegahan Imunisasi

image

Kemajuan teknologi dan pengetahusn kedokteran membswa para peneliti menemukan pencegah meningitis yang disebabkan oleh bakteri Hib melalui imunisasi.  Vaksinasi Hib adalah cara praktis dan efektif untuk mencegah terjadinya penyakit akibat bakteri Hib. Ia dapat melindungi bayi dari kemungkinan terkena meningitis hingga 97%. Pemberian vaksin Hib bahkan saat ini telah direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Pemberian Vaksin HiB pada bayi usia 2-6 bulan diberikan imunisasi Hib sebanyak tiga dosis dengan interval satu bulan. Bayi berusia 7-12 bulan diberikan sebanyak dua dosis dengan interval waktu satu bulan.

Sedangkan anak berumur 1-5 tahun cukup diberikan satu dosis. Mengingat Hib lebih sering menyerang bayi kecil (26% terjadi pada bayi berumur 2-6 bulan dan 25% pada bayi berumur 7-11).

Jenis imunisasi ini tidak dianjurkan diberikan pada bayi di bawah dua bulan karena dinilai belum dapat membentuk antibodi.

image

MENINGITIS HIB

Penyakit radang selaput otak (meningitis) yang disebabkan bakteri Haemophyllus influenzae tipe B atau yang disebut bakteri Hib B merupakan penyebab tersering menimbulkan meningitis pada anak berusia kurang dari lima tahun. Penyakit ini berisiko tinggi, menimbulkan kematian pada bayi. Bila sembuh pun, tidak sedikit yang menyebabkan cacat pada anak. Meningitis adalah infeksi pada lapisan otak dan urat saraf tulang belakang. Penyebab meningitis sendiri bermacam-macam, sebut saja virus dan bakteri. Meningitis terjadi apabila bakteri yang menyerang menjadi ganas ditambah pula dengan kondisi daya tahan tubuh anak yang tidak baik, kemudian ia masuk ke aliran darah, berlanjut ke selaput otak. Nah, bila sudah menyerang selaput otak (meningen) dan terjadi infeksi maka disebutlah sebagai meningitis. Penyebab meningitis pun bermacam-macam, diantaranya adalah virus, bakteri, jamur, dan parasit. Tetapi, di Indonesia sendiri meningitis umumnya ditimbulkan oleh bakteri dan virus. Salah satunya infeksi berbahaya tersebut disebabkan karena bakteri Haemophylus Influenza. Meningitis yang disebabkan oleh bakteri sangat berbahaya. ‘Bacterial meningitis sangat membutuhan penanganan medis, oleh karenanya anak harus dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Bakteri yang bisa menyebabkan meningitis antara lain adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Neisseria meningitidis (meningococcus), Listeria monocytogenes, dan masih banyak lagi.

6 gejala Meningitis HIB:

1. Demam tinggi
2. Kehilangan selera makan/minum
3. Penurunan kesadaran dan kejang
4. Muntah-muntah
5. Tidak buang air kecil selama 4-6 jam
6. Diare

image

PENCEGAHAN

1. Asi eksklusif. Sebaiknya Anda memberikan si kecil ASI Eksklusif karena didalamnya terdapat sejumlah kandungan yang bermanfaat bagi imunitas anak.

2. Vaksinasi. Berikanlah vaksinasi Hib pada bayi Anda saat berusia 2 bulan. Meski relatif mahal, tetapi ini akan berguna sebagai perisai anak dari kemungkinan terkena meningitis hingga 97%. IMUNISASI HiB dapat berupa vaksin PRP-T (konjugasi) diberikan pada usia 2, 4, dan 6 bulan, dan diulang pada usia 18 bulan. Vaksin HiB juga dapat diberikan dalam bentuk vaksin kombinasi. Apabila anak datang pada usia 1-5 tahun, HiB hanya diberikan 1 kali . Anak di atas usia 5 tahun tidak perlu diberikan karena penyakit ini hanya menyerang anak dibawah usia 5 tahun. Saat ini, imunisasi HiB telah telah masuk program pemerintah, yaitu vaksin Pentabio produksi Bio Farma, vaksin HiB diberikan bersama DPT, Hepatitis B.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s