Benarkah Yang Dipalsukan hanya Vaksin Impor ?

wp-1468965107580.jpg

Informasi tentang Vaksin Palsu saat masih simpang siur dan tidak konsisten. Baik dari Polisi, Kemenkes, BPOM dan instansi  lainnya. Salah satunya jenis vaksin yang dipalsukan. Plt Kelapa BPOM T Bahdar mengatakan bahwa vaksin palsu 12 jenis termasuk di antaranya vaksin Polio OP, Campak, Pentabio dan Vaksin TT. Vaksin vaksin tersebut adalah produksi biofarma. Kemudian saat di ruang kerja dalam dengar pendapat dengan DPR BPOM mengatakan tidak ada vaksin Biofarma yang dipalsukan. Setelah itu banyak informasi dari instansi pemerintah mengatakan bahwa yang dipalsukan hanya vaksin impor. Benarkah vaksin yang dipalsukan hanya vaksin imp

Sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan setidaknya ada 12 vaksin palsu yang telah ditemukan. Vaksin ini dilaporkan memiliki merek dagang dari PT Biofarma, PT Sanofi Grup, dan PT Glaxo Smith Kline (GSK). Plt Kepala BPOM, Drs. T. Bahdar Johan H, APT, M.Pharm, mengatakan kedua belas vaksin palsu ini ditemukan di sejumlah daerah Jabodetabek, Surabaya, Yogyakarta, Mataram, Palu, Subang, Pekanbaru, Bandung, dan Denpasar. Berikut daftar vaksin yang dipalsukan:

  1. Vaksin engerix B
  2. Vaksin pediacel
  3. Vaksin eruvax B
  4. Vaksin tripacel
  5. Vaksin PPDRT23
  6. Vaksin penta-bio
  7. Vaksin TT
  8. Vaksin campak
  9. Vaksin hepatitis B
  10. Vaksin polio bOPV
  11. Vaksin BCG
  12. Vaksin harvix

Dari hasil penelusuran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), vaksin palsu yang disita Bareskrim Polri dari empat dari 39 sampel vaksin terbukti palsu karena hanya mengandung natrium klorida (NaCL) atau garam. Direktur Pengawasan Distribusi Obat BPOM Arustiono mengatakan pihaknya telah menelusuri dugaan adanya vaksin palsu di sembilan wilayah di Indonesia, yaitu Pekanbaru, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pangkal Pinang, dan Batam. 39 sampel jenis vaksin yang diambil dari 37 titik fasilitas layanan kesehatan (faskes) yang tersebar di wilayah tersebut, ditemukan empat sampel yang terbukti vaksin palsu. Arustiono menjelaskan sampel-sampel tersebut terbukti palsu karena vaksin hanya mengandung natrium klorida (NaCL) atau garam. Selain itu ada pula vaksin yang di dalamnya hanya berupa antigen atau perangsang respons kekebalan tubuh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s