Outbreak Response Immunization (ORI) Imunisasi Paska Kejadian Luar Biasa (KLB)

wp-1513215542194..jpgOutbreak Response Immunization (ORI) Imunisasi Paska Kejadian Luar Biasa (KLB)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan outbreak response immunization (ORI) yaitu pemberian imunisasi setelah mendapat laporan kejadian luar biasa (KLB) difteri di 19 provinsi. ORI artinya pemberian imunisasi setelah terjadinya laporan KLB (difteri). Tak hanya di tingkat provinsi,  ORI bisa diperluas, kalau perlu menjangkau kabupaten. Kemenkes akan melakukan bantuan teknis misalnya kalau tidak ada vaksin maka Kemenkes memasok vaksin. Atau masalah teknis lainnya seperti jika daerah membutuhkan sumber daya manusia kesehatan, Kemenkes siap memberikan pendampingan. Kemenkes, sebenarnya sudah mengingatkan bahaya penyakit ini. Menteri Kesehatan Nila F Moeloek sudah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan pada 28 April 2017 kepada seluruh gubernur dan bupati untuk waspada terhadap adanya kasus difteri. 

Imunisasi menjadi salah satu langkah untuk mencegah penularan difteri. Wabah penyakit akan terjadi bila banyak bayi dan balita tidak diimunisasi. Karena difteri dapat menyerang siapa saja yang tidak memiliki kekebalan. Salah satu kelompok masyarakat yang rentan terkena difteri ini adalah anak-anak. Itu sebabnya, imunisasi menjadi pencegahan utama difteri. Hal tersebut sudah terbukti di beberapa negara Asia, Afrika, termasuk Indonesia. Wabah difteri pernah terjadi pada tahun 2009 hingga 2011 di Jawa Timur dan menyebar ke Kalimantan Timur, Selatan, Tengah, Barat, dan DKI Jakarta, menyebabkan 816 anak harus di rawat di rumah sakit, 54 meninggal, terutama yang imunisasinya belum lengkap atau belum pernah imunisasi DPT.

Banyak penelitian imunologi dan epidemiologi di berbagai negara membuktikan bahwa bayi dan balita yang tidak diimunisasi lengkap, tidak mempunyai kekebalan spesifik yang optimal terhadap penyakit menular berbahaya. Mereka mudah tertular penyakit tersebut. Itu sebabnya dengan meningkatkan cakupan imunisasi, maka penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi akan berkurang secara bermakna

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s